mulai dari akhir

bismillah-ya mulailah dari akhir. ketika berusaha memulai pekerjaan, seringkali banyak hal yang terpikirkan. baru berusaha memulai melakukan perkerjaan , sudah muncul gimana kalo ada yang tidak memperbolehkan. gimana kalo ada yang merusak apa yang ktia lakukan. dan berbagai hal yang berkecamuk dalam pikiran ini.

dalam suatu lomba katak, dikisahkan beberapa katak berlomba memanjat sebuah menara pemancar. dan pada akhirnya hanya satu katak yang berhasil memanjat sampai pada puncaknya. begitu katak tadi ditanya tarnyata si katak tuli. ya si katak tuli tak dapat mendengar jeritan penonton yang bercampur baur.baik yang berusaha menyemangati maupun berusaha melemahkan.

seringkali, ketika kita sedang berada dalam proses menyelesaikan apa yang kita inginkan, akan banyak suara yang bermunculan. namun seringkali yang terdengar oleh kita biasanya adalah cacian dan suara-suara yang melemahkan. seperti si katak tadi karena dia tidak mendengar apa2 maka dia mampu mencapai pada puncak sesuai apa yang diniatkan pertama kali.

dalam Islam sendiri kita diajarkan untuk memulai dari sesuatu dari akhir. memang diniatkan di awal. namun tetap saja yang di tujukan pada akhirnya. hadits yang termahsyur tentang keutamaan niat telah memberi contoh pada kita tentang hal tersebut.

“….innamal a’malu binniyat… ” – setiap amal dimulai dari niat.. setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya ….. – ya setiap kita pengen apa toh ketika akan memulai sesuatu. apakah kita ingin berhasil atau ingin gagal. dimulai dari niat kita yang menginginkan akhir yang bagaimana.

maka, mari berusaha kita mulai dari akhir. kita bisa membayangkan hasil akhir apa yang kita lakukan pada saat kita mulai. seperti falsafah bugis-makassar yang saya kutip dari salah seorang pengarang buku mhmmd , bu Marwah daud ibrahim.-sebelum berangkat tiba dulu, sebelum mulai selse dulu – cukup sngkat memang, namun cukup menohok. karena seringkali kita pesimis pada saat kita mulai sesuatu. namun tentu saja pesimis berbeda dengan kurang persiapan. dalam kasus pada umumnya  kita acapkali jarang memikirkan bagaimana kalo kita berhasil melaksanakan apa yang kita kerjakan. padahal hal tersebut bisa menjadi sebuah sumber tenaga pendorong pada awal ktia melakukan. bisa menjadi momentum untuk meledakkan potensi kita pada awal kerja kita. wallahu a’lam – ai12

3 thoughts on “mulai dari akhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s